Skip to main content

Sakit Hati itu ABSTRAK

Balik lagi bersama aku pemilik blog ini haha. Oke, untuk tulisan aku kali ini aku mau bahas tentang sakit hati. Well,  buat kalian semua pasti udah pernah ngerasain yg namanya sakit hati. Kalo menurutku sih, sakit hati itu susah dijelasin dan aku sendiri tidak tau bagaimana rasanya. Sakit hati di sini bukan saja karna putus cinta, bisa juga karna dikhianati teman, atau bisa juga karna jadi korban friendzoned atau kebanyakan orang bilang korban PHP, dan lebih parahnya lagi bisa juga karna naksir diam diam, tapi yg dinaksir ternyata udah punya pacar. Aku mau share dikit opiniku tentang sakit hati.
Sudah pasti aku pernah ngerasain yg namanya sakit hati. Rasanya bener bener campur aduk, ada sedih, kecewa, terluka, bahkan rasa senangpun ada. Dan juga karna sakit hati otomatis mood aku jadi berantakan juga, mau tidur jadi susah padahal udah ngantuk berat, mau makan jadi gak nafsu padahal aslinya udah kelaparan. Aku terus mencoba berbagai cara agar bisa ngilangin rasa sakit hati aku, tapi gak segampang yg kalian kira untuk ngilangin rasa sakit hati aku ini. Hari demi hari aku lewati dan berharap sakit hatiku bisa hilang dan tak kembali lagi, tapi malah rasa sakit hati itu semakin kuat dan susah hilang. 

Semakin berantakan juga moodku dan semua yg aku lakukan jadi serba salah. Pikiran dan hati aku jadi berantakan juga, tapi aku coba untuk nikmati aja sakit hati itu. Menikmati bagaimana rasanya dikecewakan, menikmati bagaimana rasanya dikhianati, menikmati bagaimana rasanya disakiti, aku coba untuk terima semuanya dan aku berusaha untuk menikmati semuanya sebaik mungkin. Seiring berjalan nya waktu rasa sakit hati aku sedikit demi sedikit hilang dan akhirnya hilang total. Seperti ada yg berbeda ketika sakit hatiku hilang, perasaan yg rasanya bener bener berbeda tapi aku sendiri tidak tau perasaan apa itu. Aku lebih suka menikmati rasa sakit hati daripada untuk melawan nya dan berharap rasa sakit hati itu cepat menghilang.

Jadi, menurut aku sakit hati itu abstrak. Kalian tidak akan pernah tau apa yg kalian rasakan sebenarnya ketika kalian lagi sakit hati. Entah itu rasa sakit, kecewa, terluka, bahkan rasa senangpun bercampur aduk menjadi satu. Terkadang kalian menggunakan berbagai cara untuk mencoba menghilangkan rasa sakit hati itu secepatnya. 

Seharusnya yg kalian lakukan, nikmati saja rasa sakit hati kalian, nikmati saja semuanya. Ketika kalian sudah bisa menikmati sakit hati, itu berarti kalian sudah semakin menuju kedewasaan. Sakit hati juga bisa dibilang sebagai proses menuju kedewaasan diri, semakin sering kalian sakit hati, semakin kebal hati kalian menerima rasa sakit. Jadi buat kalian semua yg takut sakit hati, buang rasa takut kalian dan nikmati saja sakit hatinya. Dan buat yg sedang sakit hati, nikmati saja dan sakit hati itu akan menjadi hal yg biasa buat kalian. Terkadang aku berpikir semakin sering kita sakit hati, semakin kuat juga kita untuk menerima sakit hati itu. Dan biarkan lah waktu yg menghapus semua rasa sakit hati itu.


“ Time will heal your heart, so don’t worry about your hurts “


Comments

Popular posts from this blog

Fragmen Kosmik Di Sorot Matanya

Kira-kira empat bulan berlalu setelah aku bertemu dengan dia untuk yang pertama kalinya. Ada yang berbeda setelahnya. Entah, sulit aku jelaskan dengan lugas. Tapi tubuhku jelas ada yang berubah. Meski terasa samar, namun aku yakin kadar hormon serotonin dalam tubuhku mendominasi. Menekan hebat perasaan stres dan cemas sehingga hormon kortisol seakan tak punya ruang untuk mengusik. Aku masih ingat dengan jelas saat dia tepat berada di sampingku. Tiba-tiba mulutku menjadi gugup dan menjawab pertanyaan darinya dengan serampangan kemudian rasanya saat tidak sengaja mata kita saling menatap, waktu menjadi melambat ekstrem seperti berada terlalu dekat dengan Gargantua . Sepersekian detik momen yang tercipta di antara tatap kita seperti terjadi dilatasi waktu, detik melamban dan ritme detak jantungku menjadi pelan. Hari demi hari setelahnya aku lewati dengan suka cita, perasaan bahagia yang langka kini mulai melekat seiring ritme detak jantungku yang lebih stabil. Bagaimana kamu biasanya s...

Malam Ini Bulannya Cantik, Ya?

Senin pagi, sebelum memulai hari sudah aku pastikan dulu pesan ucapan selamat pagi dariku terkirim centang dua menuju nomor Whatsappmu. Tidak berselang lama, ceklis centang dua berubah warna biru jadi tanda ucapannya sudah tersampaikan dan dibaca tuntas olehmu. “Pagi juga jagoan!” Balasmu cepat. Ucapan selamat pagi yang singkat dan terjadi berulang tapi tidak pernah bosan-bosannya aku baca selalu. Seakan jadi booster tambahan untuk menerabas segala macam mungkin yang belum pasti. Rasanya percaya selalu utuh meski banyak manusia lain yang pergi, tapi aku selalu tahu ada kamu yang tetap tinggal menemani. Hari-hari itu penuh menyenangkan, bahkan tidak ada satu hari pun yang aku sesali. Masuk di jam kerja kadang-kadang bibirku senyum-senyum sendiri sambil membaca pesan terbaru darimu. Ditambah Anything You Want dari Reality Club yang terputar sopan di telinga. Waktu rasanya bergulir lamban dibarengi dengan hormon serotonin yang mengalir kencang ke seluruh tubuh. Tentu, hal seperti ini tid...

Perayaan Tahun Kelima

10 Juni 2020. Iya, sudah lima tahun berlalu sejak kematianmu. Dan di tahun ini akan aku rayakan dengan menuliskan segala macam hal yang sudah berlalu lama, tapi pedihnya masih terasa nyata. Aku mulai dengan banyak maaf untukmu. Bapak, maaf, kolam ikan kesukaanmu di depan rumah sudah aku ratakan menahun yang lalu. Soalnya setiap pagi kalau aku lihat malah semakin menyayat hati. Aku juga sudah tidak sudi menguras kolamnya sendiri. Apalagi melihat ibu yang selalu sedih setiap kali memberi makan ikan-ikannya. Pekarangan kecil di sekitar rumah yang biasanya kamu isi dengan ragam tanaman juga sudah aku tindih semen hari ini. Agar tidak perlu lagi ada kesedihan yang tumbuh di rumah ini. Kemudian aku lanjutkan dengan membuka kembali ingatan yang semakin menggores hati. Aku masih ingat betul, di tahun kedua kematianmu. Aku berhenti memakai baju bekasmu dan mulai mengosongkan setumpuk bajumu dari dalam lemari. Tapi istrimu malah mengomel dan memarahiku. Katanya dengan napas yang berantakan, ...