Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2024

Aku Dihujam Duka Terus-terusan

Bagaimana rasanya ditinggalkan mendadak tanpa aba-aba? Bagaimana rasanya merasa kehilangan yang teramat dalam sampai mengutuk takdir? Bagaimana rasanya menyalahkan diri sendiri atas kematian seseorang hingga penyesalan menghantui seumur hidup? Jadi, bagaimana rasanya?   Satu kata. Hancur.   4 tahun sudah berlalu, tapi kematianmu belum bisa aku terima secara penuh. Aku tersiksa dengan ingatan duka yang selalu datang seenaknya ia mau. Menyakitkan rasanya ketika setiap mataku mulai terpejam dan yang terlihat adalah sekumpulan peristiwa acak yang isinya momen-momen bersama denganmu. Aku masih ingat, saat kamu mengantarku ke sekolah di saat hujan deras dan badanku melekat erat memelukmu dari belakang untuk berbagi jas hujan denganmu. Aku masih ingat, saat kita menghabiskan waktu dengan mancing bersama di setiap libur kerjamu. Sebab pulangmu yang 3-5 bulan sekali jadi jarang sekali kita punya waktu bersama. Aku masih ingat, kamu yang suka sekali dengan ikan akh...